Laman

--------------------------------- Memotret kehidupan dalam suatu rangkaian bahasa dan frasa 8.) ---------------------------------
Tampilkan postingan dengan label Bahasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa. Tampilkan semua postingan

26 Agustus 2013

wahai diri, mungkin matamu lupa memandang, kelak berakhir kemana tubuhmu akan telentang, di atas tanah dengan papan tertandang, wahai diri, mungkin matamu tersita emas bergemintang, tertutup tinggi ilalang, hingga luput akan kehidupan yang akan datang, wahai diri, mungkin mulutmu menelantarkan puji syukur, atas nikmat yang tak pernah terukur, atas rezeki yang terus mengucur, wahai diri, mungkin mulutmu alpa bertutur, tentang hari-hari di alam kubur, tentang duniawi yang kelak akan hancur, wahai diri, ingat bahwa akhirnya kita hanya seonggok daging, kulit otot tulang belulang akan mengering, tertimbun dalam-dalam pada tanah kering, wahai diri, maka seharusnya engkau diri, tak lupa dengan kesyukuran, di setiap waktu yang Allah berikan, dalam napas nadi yang masih berkesempatan..

27 Mei 2013

membuat komitmen ini berarti membicarakan banyak hal yang baik-baik. nantinya akan ada sesosok pemimpin yang memimpin barisannya. yang dipimpin pun nantinya akan sepenuh bakti pada pemimpinnya. jika Allah percaya, kelak akan ada jundi-jundi yang membuat semakin ramai. jundi yang menjadi amanah. bukan sekedar amanah. tapi juga pertanggunganjawab untuk masa-masa mereka ke depan. mewujudkan satu persatu harapan bersama. membangun rumah sederhana yang nyaman. menanti muda yang lambat laun kian menua. keriput, beruban, dan ompong sama-sama. tentu saja bahagia bersama. menyematkan warna-warni di setiap harinya. seperti spektrum pelangi. teman diskusi yang ada selalu. bercanda, tertawa, dan bersyukur bersama. membangun rasa kagum yang semakin menjadi. disiram-sirami perhatian biar makin subur. lalu berbuah dan menebar manfaat untuk sesama. saling percaya satu sama lain. semua itu tentu jika Allah meridhoi.

16 Februari 2013


…………………….
memang.. tidak akan pernah ada kata cukup untuk sebuah kebersamaan. satu dua bulan. pertemuan denganmu memang sangat sangat begitu singkat. ketika kehendak Allah berbeda pada setiap makhluknya. dan ketika ditakdirkan untuk menapaki jalan yang berbeda pula. direnggangkan dengan jarak yang menganga. hingga akhirnya mengurangi frekuensi untuk menemuimu. lalu ikut terjun dalam aksi-aksimu. ini tidak akan pernah dirasa cukup setelah akhirnya lama tak menjumpaimu lagi. tapi.. pernah kecemplung dalam duniamu adalah kesempatan yang tak pernah jadi percuma.  kau menawan hati. semestamu banyak sekali berikanku inspirasi. semoga masih mau menganggapku bagian kecil darimu. maaf untuk ke-pasif-an-ku yang semakin menjadi :>
sepertinya Allah sudah banyak bukakan jalan kebaikan untukmu. meladangkan pahala untukmu. serentet aksi sosial menunggu ada campur tanganmu disana. terus menumpuk hingga jadi bukit-bukit yang berubah jadi gunung-gunung. kemudian membiarkanmu terus mengepakkan sayap agar kau gagah beraksi dalam laga kemanusiaan. sedikit menyentuhnya dengan ke-sukarelawan-an-mu. kukira Allah sudah menuliskan skenario paling baik untuk kelanjutan cerita darimu.
aku penggemar lamamu yang disini selalu menunggu cerita-cerita heroikmu. terus beramal sampai titik terjauh. dan berguna sampai hitungan terbanyak. semoga gerakmu selalu kembali pada niat hanya karena-Nya. langkahmu selalu dikawal oleh-Nya. bukankah Allah itu maha baik? maka semua usahamu itu tidak akan ada yang luput dari penilaian-Nya. tidak sia-sia. dan kelak balasan-Nya ada di atas sana. aamiin. insya Allah.
kamu sudah mulai oprec gelombang keenam ya? semoga barisanmu semakin panjang, solid, kokoh, berkualitas karismatik, bermanfaat, dan bersahaja. aku yang selalu suka dengan gebu semangatmu. dengan bara ghiroh-mu. dengan slogan khas ke-kamu-kamu-an-mu.
“pengabdian, kontribusi, melayani dan eksekusi. berangkat dari hati yang tak mati. berangkat dari jiwa ingin memberi dan berbagi. berangkat dari hadist dan ayat al-qu’ran yang menyerukan untuk kamu mengabdi, menolong orang lain. berangkat dari ingin selalu belajar, bermanfaat dan berkontribusi, dengan apapun juga.”
teruntuk vol-d
dari yang tak lupa bersyukur telah dipertemukan denganmu lalu dikenalkan dengan seluruh isi tentangmu.
banyak-banyak terimakasih :)
…………………….

15 Februari 2013


dear bandung, taukah kau? kau adalah yang tiada pernah terbuang dari ingatanku tentangmu. 27 februari nanti genap sudah setengah taun aku meninggalkanmu, gak kerasa yaa? waktu memang selalu begini. bisa membuat yang lama terasa cepat. sekarang ini rasanya ingin sekali mendiami tanahmu lagi. apa kau masih mau menerimaku disana? semoga iya :D bagaimana kabarmu bandung? apa sama dengan kota ku saat ini. musim penghujan yang lagi betah di bumi jakarta sampai-sampai tak mau merembesi dan tak mau melebur dengan tanahnya sendiri. banjir. kuharap tidak :) kamu tau? kini aku sedang serba merinduimu. rindu di setiap fase 24 jam dalam semestamu. sedang merinduimu saat pagi hari. dengan semburat warna merah kekuningan, kadang masih biru kehijauan. serupa zamrud yang menempel di langit. membingkai jendela kamar. kamu cantik sekali. sedang merinduimu saat siang hari. walaupun kadang udaramu tak sesejuk dulu. kini udaramu sudah makin dan semakin berpolutan. pengap. asap knalpot menjelaga dimana-mana. tapi tenang saja bandung, kamu masih tetap cantik alakadarnya :) sedang merinduimu saat sore hari. antara jam 3 sampai dengan jam 5 sore saat matahari sudah 1 per 4 menggantung di ruang langit. apalagi ditambah hujan rintik kecil. lagi-lagi kamu cantik sekali. sedang merinduimu saat malam hari. saat akhirnya sunyi menjadi ratunya. diiringi dengan orkes jangkrik. angin malam yang segar membawa bebauan rumput dicampur aroma tanah yang menelisik ke buku jendela dan fentilasi sekedarnya. harmonisasi ini membuat malammu punya khas dengan super-krik-nya tanpa hiphiphura. lalu, mengantarkan lelap dengan bunga-bunga tidur. kamu bandung, meski tak seramai dan tak semeriah ibu kota, aku berani katakan bahwa aku terlanjur menjatuhkan hati padamu. duhai bandung. tetaplah secantik kamu yang apa adanya, yang bisa membikinku selalu rindu ingin pulang. aku yang selalu terperangkap di dalammu. walau kemana tempat lain sudah pernah disinggahi. dan tolong tunggu aku yang tak akan lama lagi pulang kembali ke tempatmu.
wilujeng tepang bandung, antosan, mojang priangan bade uih :D

14 Februari 2013


halo mentari. maaf baru sempat menyapamu. rangkaian mini paragraf ini sekedar sapaan singkat untuk mu. apa kau kenaliku? kuharap iya :D atau jika tidak, perkenalkan aku yang memiliki nama hampir sama denganmu. tiga suku kata yang hampir sama dengan sebutan untukmu. hanya saja tinggal kau tukar suku kata pertama dari namamu. huruf m, e, dan n dengan l, e, dan s. kupikir nama kita berdua sama-sama indah bukan? :D o ya mentari.. apa kau tau? hantaranmu cukup berhasil menggelapkan kulitku disini. tidak apa :D itu bukan masalah besar untukku. asal orang lain masih dapat membedakan antara warna serbuk kopi, kecap manis, aspal panas, dan juga kulitku :) mentari.. izinkan aku bertanya sedikit tentangmu yang diam di angkasa. seperti apa rasanya berada di atas sana? apa yang kau lakukan malam-malam begini? apa sama denganku? tidurkah? kurasa tidak. ditempat rebah, aku menatap ke arah jendela yang sengaja dibuka. biar temanmu angin bisa berkunjung kesini. ke kamarku tentu. tolong sampaikan terimakasih untuknya. dia telah membantu ku mengusir gerah. malam-malam begini aku juga bisa melihatmu. hanya saja dalam bentuk yang berbeda. aku tau, cahayamu kau pinjamkan pada bulan kan? tepat di lubang jendela itu ada bulan menggantung pada kanvas langit yang legam. kalau boleh jujur, disini kami pernah mengeluh tentang kamu. kamu yang kadang berlebihan menebar senyum untuk kami di jakarta. sudah kurang lebih dua bulan kami harus berjalan kaki sekitar lima belas menit dari tempat kost untuk sampai ke kantor, atau sebaliknya. jadi, jangan salahkan kami yang berlagak kecentilan. lebih mencintai payung, bayangan rindang pohon, dan gedung pencakar langit, dari pada sinarmu di siang hari. kami menghindari terikmu. tapi tidak bisa. peluh pun ikut berpesta disini. maafkan kami. mentari.. apa pantas kami mengeluh? kalau pagi kau begitu menghangatkan, siang terlalu menyengat, sore lembayungmu merona, malam giliran hitam yang meraja. andai saja kami lebih mengerti. bahwa itu sebenarnya adalah kamu mentari. wujudmu yang satu. hanya saja kami memandangmu dari sudut elevasi yang berbeda. sekali lagi, maafkan kami yaa mentari. kami sadar. kami para manusia kurang gemar bersyukur. kami terlalu pintar mengingat yang buruk dan melupakan yang baik. mentari, kali ini giliranku yang ucapkan beribu terimakasih untukmu. jika bukan kau, siapa lagi yang keringkan jemuran :D jika bukan kau, siapa lagi yang berikan nutrisi cuma-cuma untuk kulit dan tulang di waktu pagi. lalu, jika bukan kau, maka banjir disini tidak akan lebih cepat menyurut. iya kan? jadi mentari.. terimakasih untuk pagimu yang menyegarkan, siangmu yang benderang, soremu yang nampak menyelaksa, terimakasih juga untuk malammu yang selalu mau pinjamkan sinarnya pada bulan. ajari kami bagaimana caranya agar pandai bersyukur. salam hangat kami kirimkan untukmu. kami yang telah terlupa betapa setianya kamu di atas sana. dari saya atas nama kami untuk kamu. mentari.

13 Februari 2013


Tak akan serupa dengan kue perayaan
Karena pertambahan umur sejatinya memang tak perlu diistemewakan
Dan manisnya pun berbeda
Manisnya hidup tak mungkin datang setahun sekali
Kecuali jika lupa caranya bersyukur
Juga tak pernah menyadari
Bahwa Allah adalah sebaik-baiknya Sang Pemberi Kasih
Barakallah
Semoga Allah taburkan berkah-Nya di sisa waktu ini
Dan
Jika boleh memohon
Allah
Tolong sematkan nikmat-Mu dalam hidupnya
Tolong naungi ia dengan ridho-Mu
Siapa yang akan tau tentang takdir, nasib dan cerita-Mu
Semuanya misteri untuk kami
Ketika bahagia datang
Ada sedih sedang bersiap
Maka akhirnya
Kita akan menyadari
Bahwa umur bukan soal bilangan
Ini soal bagaimana belajar menjadi lebih
Lebih
Dan lebih baik lagi di setiap masanya
Juga belajar menerima
Karena disini adalah sementara
Meski kita harus tetap bertahan untuk waktu yang lama
Menabung bekal untuk dibawa pada hal yang kekal
Walaupun sulit dan tak akan pernah cukup
Sekiranya seulas tulisan ini adalah doa
Maka
Mari sejenak kita berdoa dalam-dalam
Sujud atas seluruh karunia Allah sampai detik ini
Syukur atas tarikan nafas dan detakan jantung ini
Terimakasih Ya Allah
Puja-puji kami curahkan sebanyak-banyaknya
Semata hanya untuk-Mu
Tuhan semesta alam
Mari sejenak kita ucapkan hal yang baik-baik saja
Semisal mimpi, asa dan cita yang belum sempat dimiliki
Berharap Allah yang menyulap semuanya menjadi terlampaui
Terakhir
Selamat mengulang jatuh bangun
Selamat merasa suka duka
Selamat mengenal hitam putih
Karena
Memang begitulah hidup
Tinggal bagaimana cara kita bersikap
Dewasa
Atau tidak
Jadi dewasa itu tentu saja bukan pilihan
Kecuali tak yakin itu kewajiban
Sebab bukan percuma mengaku dewasa
Tapi banyak salah diulang sengaja
Tulis saja segala harap di atas kertas kasat mata
Perihal relakan yang sudah hilang
Perihal yang akan datang
Perihal kesempatan yang masih Allah beri
Kesempatan untuk memupuk hal yang baik
Ketika hari ke hari kembali berulang
Sampai pada tahun ke tahun yang kembali Allah ulangi
Jadi
Selamat Milad
Semoga makin disayang Allah
Aamiin

dan aku pun menundukkan kepala
terdiam
dalam-dalam
hening
merenung
malu
yang teramat sangat
aku mengerdil
memandangnya membuat sekelebat rasa tenang
menentramkan
memesona
aku suka
dua mata saling bertemu
lalu tiba-tiba ada yang jatuh ke hati
kerudungnya
tergerai cukup lebar
sepoi angin mempermainkan ujungnya
cantik
pakaiannya
anggun
ada kain yang menutupi pergelangannya
gerak lincah tak menghalangi aktifitas
kakinya
eh
selalu saja
ia kenakan kaos kaki
saat tilawah bersama
tartil
merdu
saat berkisah
semakin terkesima ku dibuatnya
perempuan itu
bisakah aku sepertinya
perempuan itu
murrabi ku sendiri

hari ini diakhiri dengan segenggam harapan
dan sejumput keyakinan
ditemani deras hujan yang turun dari langit Jakarta
entah kenapa bejana air di kelopak mata pecah seketika
merembesi sudut mata
membuatnya berkaca
tiba-tiba ada senyum kecilmu menyiluet disini
ah
sadar
itu dosa
tapi
kalau boleh ku jujur pada air yang jatuh
kataku kamu adalah asa dan angan
hingga ingin kususun untukmu masa-masa ke depan
bersamamu pasti
berpuluh tanya ingin ku lontar
tapi sungguh tak sanggup kuutarakan
hanya sedikit cara yang bisa kulakukan
menyulam kesabaran
mendulang keikhlasan
merenda kekuatan
dalam penantian cukup panjang
ya
butuh tenaga
agar mampu melangkah sempurna
agar selalu terarah ketika semangat perlahan patah
ya
butuh juang
agar mampu mempertahankan ini
agar selalu kembali pada niat karena-Nya
kelak yang ku mau adalah kita
bukan aku
bukan kamu
maka
izinkan aku bertanya tentang satu hal yang paling krusial
apa ingin mu sejalan dengan ingin ku
dan
maukah kau temaniku setiap saat
menjadi istriku
mari
tuliskan cerita ini beriringan denganku
buatkan kisah terbaik dalam sebuku memoir
tentu bersamaku

11 Februari 2013


menghitung banyaknya usia

menumpuk di setiap mili detik

harapan terbang dengan sayap doa

ke arah langit dia bersaksi

menua setiap hari

ingin semakin tau cara mengerti

karena hidup memang harus berarti

biar tak percuma di bumi

selamat mengenal jauh dekat

baru terasa setelah lama tak pulang

memaketkan kolaborasi cerita yang seimbang

ketika jauh

dan ketika dekat

ini menuntut diri wajib jadi dewasa

yang setiap jedanya terselip seutas rasa

suka cita dan atau duka lara

disini aku mulai tau

tentang apa yang mungkin kalian belum tau

perihal sesuatu yang tertanam kemudian tumbuh

disemai dengan rasa ke-kakak-kakak-an yang semakin mengembang

sekelumit perasaan ini memang terlanjur ada

mungkin sebelum kalian ada

taukah kalian

kalian jauh rinduku kambuh

mengepul lalu membumbung tinggi ke angkasa

dan terus mengawang di semestaku

berputar tak mau diam di pikiranku

belum sembuh sampai ada kata temu

barangkali hanya sulit mengaku

bahwa aku begitu sayang kalian

26 November 2012

crpn: crt hjn (123 bln)


Hening, semua hanyut dalam aktifitas yang melulu itu-itu saja. Sejenak kuputar kepala seratus delapan puluh derajat dari kanan ke kiri mengamati rekan kerja yang juga melulu. Ah.. kupikir ini saatnya untuk bercengkram riang dengan si lepi dongker inventaris, menggelitik tutsnya sesuka hati, menyusun huruf demi huruf hingga menjadi kata lalu kalimat hingga akhirnya terangkai paragraf. Diluar sana, suara hujan bergemuruh membasahi jalan aspal. Kudengarkan irama hujan diiringi dengan petir, mengagetkan, seketika membuat geletar di hati. Ini musim hujan pertamaku, musim hujan di tanah tangerang yang khas dengan udaranya yang panas lembab membuat pemakaian hand and body lotion sedikit hemat :D minim pemakaian sun protect filter membikin warna kulit asia semakin menciri khas, eksotika Indonesia :O

Semakin membisu, seakan-akan hujan yang turun mampu menenggelamkan suara ke titik terdalam. Simfoninya menghantarkan gelombang teta yang membawa pikiran antara sadar dan tidak sadar. Semakin berat rasanya membuka kembali Microsoft si raja tabel dan formulasi, sementara berhenti dulu dari produktifitas kerja barang beberapa menit saja, mengasingkan diri dari row, column, dan sheetnya excel. Sadar, ini akan membuat pekerjaan semakin menggunung. Tapi tidak apa-apa lah pikir saya, ini adalah sejentik upaya untuk menggeser kata monotone menjadi politone dalam aktifitas di meja kursi dan ruang kerja berukuran lima kali empat meter. Membuka layar word putih polos tanpa garis horizon dan vertikal lalu menodainya dengan beberapa bait racauan.

Mari kita meracau.

29 Oktober 2012

:)


Kukira saatnya doa menjadi surat cinta terbaik untukmu

Bersujud malam-malam

Berdoa dalam-dalam
Kau tau mengapa?

Kerana aku tidak bisa untuk tidak melibatkan-Nya
Apalagi ini urusan di dalam sini
Hati . .
Ya.. itu tentu saja tentang kita
Kamu, Aku, dan Ar-Rahman
Mungkin kau pun sudah bisa menebak akhir ceritanya
Allah tidak mempersiapkan rencana untuk hubungan yang tidak dikehendaki-Nya

18 Agustus 2012

happy eid mubarak 1433 Hijriah :)

sebulan
ramadhan melesat cepat
bagaikan
hembusan angin yang mengilat
jangan
jangan sampai sekedar lewat
harapan
ramadhan ini membekas kuat

wahai Ya Allah
ada rasa sedih setelah ramadan pulang
ada rasa haru ketika takbir berkumandang
namun Ya Allah
tetapkanlah rasa syukur di hati
tetapkanlah rasa gembira dalam diri

karena setelah Ramadhan mu diakhiri
tapi Syawal mu akan menghampiri
semoga keistiqamahan selalu Engkau beri
hingga suasana Ramadhan terpancar setiap hari

Selamat Hari Raya Idul Fitri
moga sebulan lalu telah berhasil teronai
membuat 11 bulan ke depan bertambah amalannya
dan berharap bertemu dengan Ramadhan berikutnya



10 Agustus 2012

DOA

Doa

Oleh: Chairil Anwar
Tuhanku
dalam termangu
aku masih menyebut namaMu
biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh
cayaMu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi
Tuhanku
aku hilang bentuk
remuk
Tuhanku
aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
di pintuMu aku mngetuk
aku tidak bisa berpaling

09 Agustus 2012

09082012


Hari-hari dalam kebersamaan

Torehkan kenangan sulit terlupa

Hiasi waktu yang terlalui

Membuka hati untuk saling bertafahum

Relakan diri dalam ikram dan itsar

Sungguh..

Ikatan ini terlanjur dibina

Hingga tercerminlah ukhuwah

Warisan baginda Rasul

Selamat jalan ya..

Rasanya baru kemarin dijumpakan

Dan sekarang..

Kita sejenak berpisah

Tapi..

Dimanapun kalian berada

Doaku selalu menyertai

Biar jasad terpisah

Namun hati ini tetap terpaut

Saling mendoakan

Untuk  segala kebaikan

Pula keselamatan kita semua

Teruntuk 25 :)

07082012 -YUDISIUM-


7 August 2012



Yudisium



Istimewa
Penuh berkah
Bertepatan dengan 17 Ramadhan 1433 Hijriah
Satu setengah jam
Dari pukul 13.30 sampai 15.00
Waktu Indonesia Bagian Barat :p

Di ruang tempo doeloe
Dengan gaya bangunan arsitektur lumayan kokoh
Cukup bersejarah saya kira ;p

Berawal dari aula
Dan telah berakhirlah disana pula

Dinding kelabu
Atap tinggi berangin
Gerai marun
Menjadi saksi bisu atas terjadinya mata rantai sebagai seorang mahasiswa yang terkukuh lulus

Mengucap hamdalah penuh syukur
Adalah hal maha penting karena hanya berkat ridho Allah lah maka titik ini telah Ia berikan dengan berlimpah kemudahan
Alhamdulillah
Alhamdulillah

15 Juli 2012

kpnlsn


Salim A. Fillah
M. Quraish Shihab
Asma Nadia
Darwis Tere Liye
A. Fuady
Andrea Hirata
Oki Setiana Dewi
dan sederet penulis ternama lainnya yang jika saya tuliskan disini satu persatu maka akan menghabiskan waktu selama 1x24 jam saking banyaknya.

11 Juli 2012

sdkt.ttg.rk


puja puji untukNya karenaNya segala urusan Dia beri kemudahan, terimakasih Allah .

pagi tadi, sebelum pamit ibu berangkat ke kampus untuk disidang sekitar pukul 6 sy sempatkan untuk meminta doa ibu biar lebih afdol :> “bu, doain tth ya, tth sidang sekarang.” “iya sok ibu doain semoga Allah kasih kelancaran.” Ga lupa juga sms bp yg nun jauh disana, kota sebelah, “Assalamualaikum pa, tth sidang hari ini, doain ya.” Lama ta ada balasan, sy sms lagi, “Pa tth sekarang sidang, minta doanya.” Beberapa saat kemudian, “deredet.. deredet..” hp bergetar 3,2 skala richter saking antusiasnya nunggu doa bapa. Dan ternyata isinya sms doa semua, Alhamdulillah.

07.19 ibu sms:
“Ya Rabb..putriku hari ini mau sidang, berikanlah kemudahan, kelancaran dalam menghadapi segala urusan dan beri kefasihan dalam berbicara hanya kepada-Mu kami bergantung dan Engkau sebaik-baiknya pemberi pertolongan, aamiin..”

07.25 bp sms:
“Insya Allah, semoga Allah beri pertolongan untuk teteh. Aamiin.”

07.27 bp sms lagi:
“Selamat berjuang..”

byurrr ,tiba-tiba serasa diguyur lalu basahlah sampai ke hati ..

Dapet doa ini juga, “Rabbisrohlisodriwayassirliamriwahluluqdatamilisaniyafqouqouli.”
Allah , bukakanlah hatiku..mudahkanlah urusanku..lancarkanlah lidahku..agar mereka mengerti perkataanku .

Ini malah jadi terharu sebelum sidang mulai T_T

…..


09 Juli 2012

sedikit kampanye anti rokok

Assalamualaikum ade kaka bapa ibu om tanteu aki nini dan teman-teman .. besok sy mau sidang . neda dihapunten bilih aya kalepatan, neda piduana ti ibu sareng bapa sareng sadayana, mugia sing dilancarkeun, dipasihan penguji nu balalageur tur someah, aamiin . TA pertama sy di SMK tentang Uji Kaplet Aurobion Alhamdulillah telah kandas tiga tahun lalu, TA kedua sy di Poltekkes tentang Rokok dan Diabetes insya Allah akan segera dikandaskan juga besok di ruang rapat adum tepat satu jam dari pukul 08.00 sampai 09.00 waktu Indonesia bagian gunung batu. Sy harapkan tema TA saya kali ini dapat ikut berkontribusi dalam salah satu kampanye anti rokok :D :D :D semoga para perokok jera dan mau meninggalkan kebiasaan buruknya itu. Ya.. semoga saja .walau tidak mungkin semuanya, tapi sy harap ada beberapa yang mau segera insap :>> aamiin



o iya ..sy sebagai orang yang sedari kecil berkiprah di dunia per-kendaraan umum-man untuk dijadikan transportasi menuju sekolah, sy rasa sy sampai mencintai angkot, bahkan dibilang juragan angkot pun sy ikhlas. Entah kapan sy bisa pakai motor, sekalinya latihan gaberani ngoper gigi, teruusss aja di gigi satu, kebanyakan takutnya, takut jatoh. Saat sy PG sy jalan kaki karena sekolahnya tetanggaan sama rumah, TK dan SD naik motor bapak dianter jemput atau naik Damri karena sekolahnya di Cicaheum Padasuka jauh dari rumah, SMP naik angkot satu kali, SMK naik angkot satu kali, Kuliah naik angkot dua kali ditambah naik Sado, transportasi hemat bahan bakar dan ramah lingkungan, kecuali buangannya baik itu feses atau urinnya kuda yang tergeletak berhamburan menebar di sepanjang jalan cimindi sampai gunung batu lalu ke babakan loa bak hiasan jalanan, tepat di depan kampus, saya rasa baunya tidak ramah, membuat sedikit polusi udara, emm.. aroma yang khas akan menambah kerinduan kampus yang sebentar lagi akan sy tinggalkan, insya Allah :P tuh kan, dilihat dari riwayat hidup sy aja sampai detik ini sudah bisa ditebak sy begitu bersahabat karib dengan yang namanya angkot.



19 Juni 2012

s h b t


seberkas sinar telah kusimpan
dalam.. dalam.. dan tak mungkin terselam
walau mendung menghalang
sinarmu.. tak kan pernah menjauh, dari ranting terlambat 
sahabat.. melatalah kita di padang ilalang
arungi tapak sunyi, menerangi puspa 
agar kilau terlukis mayapada 
sahabat.. terangi gelap malam
indahkan bintang kehidupan
sinarkan debu fatamorgana
agar ketulusan terlihat nyata
sinarmu.. akan selalu ada disini
sepekat apapun warnamu
yakinkan akan janji hati
dermagamu.. ada di nuansa hatiku 

17 Juni 2012

bumi gunung

karena…

perjalanan itu akan menghilangkan kesedihan.

maka...

jelajahilah bumi Allah yang maha luas ini.

beginilah...

ketika sedang merindui gunung.

rasanya...

ingin menyepi disana.

menapaki...

mencengkram alam.

rebah...

di tanah puncak.

tengadah...

menatap langit yang menyilau biru.

tentu...

seperti yang Tuhan janjikan.

disana...

tersemat kedamaian.

tercipta keagungan.

luas membahana.