Laman

--------------------------------- Memotret kehidupan dalam suatu rangkaian bahasa dan frasa 8.) ---------------------------------
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

25 Juli 2013

10 Ciri Pribadi Muslim

1. Salimul Aqidah (Aqidah yang bersih).
Salimul aqidah merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim dan muslimah. Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim dan muslimah akan memiliki ikatan yang kuat kepada Allah SWT. Dengan ikatan yang kuat itu dia tidak akan menyimpang dari jalan dan ketentuan-ketentuanNya.

2. Shahihul Ibadah (ibadah yang benar).
Shahihul ibadah merupakan salah satu perintah Rasulullah SAW yang penting. Dalam satu haditsnya, beliau bersabda: “Shalatlah kamu sebagaimana melihat aku shalat”. Dari ungkapan ini maka dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan setiap peribadatan haruslah merujuk kepada sunnah Rasul SAW yang berarti tidak boleh ada unsur penambahan atau pengurangan.

3. Matinul Khuluq (akhlak yang kokoh).
Matinul khuluq merupakan sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh setiap muslim dan muslimah, baik dalam hubungannya kepada Allah SWT maupun dengan makhluk-makhlukNya. Dengan akhlak yang mulia, manusia akan bahagia dalam hidupnya, baik di dunia apalagi di akhirat.

4. Qowiyyul Jismi (kekuatan jasmani).
Qowiyyul jismi merupakan salah satu sisi pribadi muslim dan muslimah yang harus ada. Kekuatan jasmani berarti seorang muslim dan muslimah memiliki daya tahan tubuh sehingga dapat melaksanakan ajaran Islam secara optimal dengan fisiknya yang kuat. Shalat, puasa, zakat dan haji merupakan amalan di dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan fisik yang sehat dan kuat. Apalagi berjihad di jalan Allah dan bentuk-bentuk perjuangan lainnya.

5. Mutsaqqoful Fikri (intelek dalam berfikir).
Mutsaqqoful fikri merupakan salah satu sisi pribadi muslim dan muslimah yang juga penting. Karena itu salah satu sifat Rasul adalah fatonah (cerdas).

6. Mujahadatul Linafsihi (berjuang melawan hawa nafsu).
Mujahadatul linafsihi merupakan salah satu kepribadian yang harus ada pada diri seorang muslim dan muslimah karena setiap manusia memiliki kecenderungan pada yang baik dan yang buruk. Melaksanakan kecenderungan pada yang baik dan menghindari yang buruk amat menuntut adanya kesungguhan.

7. Harishun Ala Waqtihi (pandai menjaga waktu).
Harishun ala waqtihi merupakan faktor penting bagi manusia. Hal ini karena waktu mendapat perhatian yang begitu besar dari Allah dan Rasul-Nya. Allah SWT banyak bersumpah di dalam Al Qur’an dengan menyebut nama waktu seperti wal fajri, wad dhuha, wal asri, wallaili dan seterusnya.

 8. Munazhzhamun fi Syuunihi (teratur dalam suatu urusan). Munazhzhaman fi syuunihi termasuk kepribadian seorang muslim dan muslimah yang ditekankan oleh Al Qur’an maupun sunnah. Oleh karena itu dalam hukum Islam, baik yang terkait dengan masalah ubudiyah maupun muamalah harus diselesaikan dan dilaksanakan dengan baik. Ketika suatu urusan ditangani secara bersama-sama, maka diharuskan bekerjasama dengan baik sehingga Allah menjadi cinta kepadanya.

9. Qodirun Alal Kasbi (memiliki kemampuan usaha sendiri/mandiri).
Qodirun alal kasbi merupakan ciri lain yang harus ada pada diri seorang muslim dan muslimah. Ini merupakan sesuatu yang amat diperlukan. Mempertahankan kebenaran dan berjuang menegakkannya baru bisa dilaksanakan manakala seseorang memiliki kemandirian terutama dari segi ekonomi. Tak sedikit seseorang mengorbankan prinsip yang telah dianutnya karena tidak memiliki kemandirian dari segi ekonomi.

10. Nafi’un Lighoirihi (bermanfaat bagi orang lain).
Nafi’un lighoirihi merupakan sebuah tuntutan kepada setiap muslim dan muslimah. Manfaat yang dimaksud tentu saja manfaat yang baik sehingga dimanapun dia berada, orang disekitarnya merasakan keberadaan. Jangan sampai keberadaan seorang muslim dan muslimah tidak menggenapkan dan ketiadaannya tidak mengganjilkan.

21 April 2013

10 contoh dari Rasulullah


1. Kalau ada pakaian yang koyak, Rasulullah menambalnya sendiri tanpa perlu menyuruh isterinya. Beliau juga memerah susu kambing untuk keperluan keluarga maupun untuk dijual.

2. Setiap kali pulang ke rumah,bila dilihat tiada makanan yang sudah siap di masak untuk dimakan,sambil tersenyum baginda menyingsingkan lengan bajunya untuk membantu isterinya di dapur. Sayidatina ‘Aisyah menceritakan‘Ka lau Nabi berada di rumah,beliau selalu membantu urusan rumahtangga.

3. Jika mendengar azan, beliau cepat-cepat berangkat ke masjid,
dan cepat-cepat pula kembali sesudah selesai sembahyang.’

4. Pernah baginda pulang pada waktu pagi.Tentulah baginda teramat lapar waktu itu..Tetapi dilihatnya tiada apa pun yang ada untuk sarapan.Yang mentah pun tidak ada kerana Sayidatina ‘Aisyah belum ke pasar.Maka Nabi bertanya, ‘Belum ada sarapan ya Humairah?’ (Humairah adalah panggilan
mesra untuk Sayidatina ‘Aisyah yang bererti ‘Wahai yang kemerah-merahan ’) Aisyah menjawab dengan agak serba salah,‘Belum ada apa-apa wahai Rasulullah.’Ras ulullah lantas berkata,‘Jika begitu aku puasa saja hari ini.’tanpa sedikit tergambar rasa kesal di raut wajah baginda.

13 Agustus 2012

Ustadz Felix Siauw


1. surga yang diinginkan sama | namun mujahid palestina meraihnya dengan jihad, sementara sebagian kita kenakan hijab saja berat

2. surga yang diinginkan persis | namun militan siria meraihnya dengan syahid, sementara kita sedekah saja peli

3. surga yang dimaksud serupa | namun anak-anak gaza membelinya dengan hafalan, sementara anak-anak kita diajarkan nyanyian

09 Agustus 2012

be the one in a million

be the one in a million
who refuses to eat nothing but halal

be the one in a million
who choses not to have a boyfriend or girlfriend

be the one in a million
who covers up when everyone around is immodest

be the one in a million
who keeps his beard to follow the sunnah

be the one in a million
who listens to the Qur'an and not any music

be the one in a million
who stays home while others go out to parties or clubs

be the one in a million
who gets up for Fajr when the whole word is sleeping

be the one in a million
who chooses not to post his or her picture on facebook

be the one in a million
who servers his or her parents with respect and humbleness

be the one in a million
who gives Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh and not Hi or Bye

be the one in a million
whose youth is spend in the worship of Allah Sub'hanahu Wa Ta'ala

be the one in a million..

be the one in a million..

Kultwit dari Ust. Felixsiauw

1. salah satu tanda keseriusan itu ‘lekas lagi cepat’ | katanya mau nikah tapi 3 tahun lagi, itu tanda nggak serius



2. bila ketahui diri sendiri belumlah siap, tiada manfaat khitbah disegerakan | karena seiring berjalan waktu, syaitan semakin ramai


3. seharusnya sebelum khitbah, orangtua bukan lagi jadi masalah | hingga saat ta’aruf wacananya fokus membahas teknis nikah


4. ta’aruf bukan legalisasi pacaran, bukan legitimasi maksiat | khitbah-ta’aruf adl proses perkenalan singkat sebelum nikah


5. idealnya ta’aruf hanya perlu beberapa bulan saja, bukan berbulan-bulan | semakin singkat semakin bagus kiranya


6. maka ada baiknya lelaki maupun wanita lajang yang siap menikah | menyiapkan orangtuanya terlebih dahulu agar mudah dipinang


7. yakinkan mereka agar persetujuanmu yang jadi pilihan | agar yang datang meminangmu tak direpotkan urusan orangtua


8. karenanya tunjukkan kedewasaanmu, tunjukkan bahwa engkau telah siap | agar orangtua percaya denganmu, dan masa depanmu


9. pasang kompor gas saja tak bisa, jadi imam shalat engkau belum berani | wajar bila orangtuamu suruh menunda nikah


10. bangun shubuh saja kau kesiangan, malasmu setengah mati | bagaimana orangtuamu bisa izinkan engkau menikah?

14 Mei 2012

Ksatria Juga Menangis


Hari tadi, seharusnya saya pergi ke kampus, menyaksikan teman-teman ‘bertarung’ di meja sidang mempertanggungjawabkan apa yang didapat dan dikerjakan selama 7 minggu PKL (Praktek Kerja Lapangan) di rumah sakit dalam dan luar kota di tambah 2 minggu PKMD (Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa) di puskesmas pilihan dalam kota (tapi nyatanya malah terlaksana di kota yah, bukan di desa, pinggir jalan utama pasteur, perempatan RSHS, tepatnya puskesmas pasirkaliki, it should be said.. PKMK , Pembangunan Kesehatan Masyarakat Kota :p)

Hari tadi, seharusnya jasad dan ruh saya ada di ruang 'mencekam' tempat penentuan nilai akhir 6 dan 4 sks. Seharusnya saya duduk terpana :P melihat penampilan teman-teman di kampus sana, walau hanya sekedar memberi semangat, menjadi pendengar yang baik, memberikan tepuk tangan, dan juga... bersorak sorai (tentu hal yang satu ini tidak benar untuk dilakukan di ruang sidang).

Tapi, apa daya, Allah berkehendak lain. Sistem imun pun harus kalah tempur melawan virus-virus yang meraja di tempat berkumpulnya orang sakit. Ya.. saat saya PKMD di puskesmas saya akui saya kurang memperhatikan kondisi tubuh. Berangkat tanpa sarapan, makan sehari sekali, alat pelindung diri tidak digunakan (masker, sarung tangan, jas lab) , tidur larut malam, jangan ditiru ya!! sekali lagi, jangan ditiru!! (siapa juga yang mau niru) ditambah kondisi puskesmas yang saya rasa (maaf) kurang terjaga higiene dan sanitasinya. Akhirnya kondisi saya memble begini, berawal dari sakit tenggorokan, lalu bersin-bersin, pilek, sedikit puyeng dan uhuk.. batuk-batuk . Tapi ambil hikmahnya saja.. sejenak , akhirnya saya bisa istirahat rada-rada panjang.

Itu tadi beberapa kata pembuka, karena sebenarnya bukan itu yang ingin saya ceritakan :D, langsung saja to the point.. seperti judul yang sudah saya tuliskan di atas "Ksatria Juga Menangis" , daripada tiduran gajelas lebih baik saya cari kegiatan yang sedikit produktif, maka dari itu, tadi saya ngobrak-ngabrik rak bukunya ibu :p eh, nemu buku jadul pisan cetakan pertama tahun 1985 terbitan Mizan, itu adalah buku kumpulan kisah zaman Nabi dan para sahabatnya. Disini yang akan saya ceritakan adalah Imam Ali bin Abi Thalib r.a.


begini singkatnya…..

10 Mei 2012

renungan *based on true story*


ini cerita lama dari kaskus (tapi saya baru baca ;p) ,nemu di dashboard tumblr, reblogannya delia..
ceritanya sukses bikin saya termehek-mehek T_T .semoga bisa menjadi bahan renungan untuk kita semua. karena isinya kaya akan 'pelajaran' . selamat membaca!!! =.)


Gan, ane cuma mau sharing aja..

mohon sempetin baca ampe abis kalo agan berkenan..

barusan ane istirahat makan di kantor ane,kebetulan kantor ane di daerah yang lumayan ‘minus’ sih gan.. kalo agan-agan yang ada di Jakarta mungkin tau daerah Stasiun Kota kaya gimana.
Banyak pengemis, gelandangan dan orang-orang yang tingkat kehidupannya (maaf) dibawah kesejahteraan.

Sebelum nyari makan, ane beli rokok dulu gan biar tar abis makan ga bingung nyari rokok.. Ane nyalain satu batang..
Sambil ngerokok ane jalan buat nyari tempat yang enak buat duduk dan makan.
sampe akhirnya ane nemu sebuah tempat yang menurut ane enak dan teduh,ane celingukan soalnya semua tempat duduk uda dipake orang-orang.

Di sela-sela celingukan ane, seorang bapak tua bilang ke ane:
“Silakan pak, disini aja duduk sama saya” katanya..
ane iyain aja gan, meskipun rada panas tapi yang ada cuman disitu doang..

Ane perhatiin bapak itu gan, orangnya uda tua banget, kurus, giginya uda ompong,rambutnya uda putih semua, bawa-bawa tas besar ama kresek isinya plastik-plastik gitu..
Ane ga sempat foto gan,ga enak juga kalo ane moto2, tar dikira apaan..

Dimulailah obrolan ane ama bapak itu gan
Ane : A
Bapak: B

27 April 2012

cerbung(ceritagaknyambung)=meracau


…………………….

Namaku Muhammad Arkan. Anak sulung 3 bersaudara semua lelaki. 1 adikku kelas 3 di SMA Negeri 3 Bandung. 1 lagi kelas 3 di SMP Negeri 3 Bandung. Kini usiaku sudah beranjak 24 tahun. 3 tahun yang lalu aku telah merampungkan pendidikan sarjanaku di salah satu perguruan tinggi negeri kota Bandung, ITB (Institut Teknologi Bandung). Aku bekerja di perusahaan asing ternama dan menduduki jabatan yang cukup tinggi. Alhamdulillah penghasilanku juga cukup. Cukup untuk orang tua, cukup untuk adik-adik, cukup untuk menabung, cukup untuk disedekahkan.

***

Ini hari minggu. Aku duduk di kursi malas sambil membaca buku di perpustakaan pribadi milik ayah. Entah mengapa aku memilih buku yang berjudul ‘Ensiklopedia Lelaki Muslim’ untuk aku baca. Buku ini bagus sekali. Halaman demi halamannya terus membuka pikiranku untuk semangat menjalani masa kini dan menghadapi masa depan sebagai seorang lelaki yang taat beragama. Tiba di pertengahan buku, aku telungkupkan buku tebal itu. Aku alihkan pandanganku ke luar jendela hingga yang ku lihat hanya birunya langit dengan sekumpulan awan berarak terbawa angin. Lalu aku merenung dengan isi-isi kepalaku yang terus berlompatan. Mencoba merangkai pikiran yang sedang melanglang buana untuk masa depan.

Aku berfikir. Kehidupan masa dewasaku terus berlanjut di antara kegamanganku sendiri akan arti masa depan bagi seorang lelaki. Banyak orang yang mengatakan, klimaks sebuah kehidupan adalah pernikahan. Menjadi seorang suami dan ayah dari anak-anaknya. Itu kedengarannya manis sekali. Ideal untuk diterapkan pada umurku yang sudah sepatutnya. Tapi bagi diriku, disinilah letak kegamangan hidup yang kurasakan. Di satu sisi aku sangat menyukai kata-kata manis dan ideal itu. Alangkah bahagianya hidup dengan predikat sebagai seorang suami dan ayah dari beberapa anak yang dilahirkan dari rahim seorang istri solehah. Tapi di sisi lain, aku dikejar rasa cemas dan takut. Apakah predikat itu akan disandang oleh semua lelaki dengan sempurna dan seideal itu? Bagaimana bila aku tidak bisa menjadi nahkoda yang baik dan benar untuk seluruh awak kapal? Akan mampukah aku menjalin bahtera rumah tangga dengan penuh rasa kebahagiaan di dunia dan di akhirat-Nya kelak? Sungguh pikiran-pikiran itu menghantui diriku. Tapi aku ingin segera setepatnya menyempurnakan ibadahku.

Dunia perkuliahan, organisasi, dan perkantoran membuatku mempunyai kesempatan berkenalan dengan banyak tipe wanita. Ada beberapa yang kusukai, tapi lebih banyak yang kuhindari karena watak mereka tergambar jelas dari sikap, sifat, dan penampilan. Mungkin ini hanya analisaku saja.

***

25 April 2012

cerpen: banmedkonserslank



“Bu.. teteh boleh gak ikutan jadi tim medis konser Slank?”


“Kapan?”



“Malem sekarang jam 6 sampai jam 9 di gasibu.”



“Pulangnya gimana?”



“Katanya dianter panitia bu.”



“Iya sok aja, ati-ati, asal niatnya yang bener, harus karena Allah.”



“hehee . .insya Allah.”



Selasa, tanggal 24 April 2012 Vol-D mendapat amanah untuk menjadi tim banmed (Bantuan Medis) dalam acara yang diselenggarakan oleh LESBUMI (Lembaga Budaya dan Seni), dalam acara itu akan ada konser Slank dari jam 18.00-21.00 di lapangan Gasibu. Pagi itu, seusai solat subuh segera saya meminta izin ibu untuk terjun menjadi tim medis disana, Alhamdulillah ibu memberi izin.



***



20 Maret 2012

membuat jejak kebaikan

Bismillah,

Karena hidup meninggalkan jejak,
Maka jejak apa yang bisa kau tinggalkan?

mari kita membuat jejak-jejak kebaikan,
sebagai salah satu bukti nyata bahwa kita benar-benar PERNAH HIDUP

01. semua pasti mati, tapi tak semua “pernah hidup” | banyak yg sesalkan cepatnya akhir hidup namun tak sesalkan telatnya memulai #hidup
02. yang lebih menyesalkan tatkala seseorang baru mulai sadar bahwa dia “tak pernah #hidup” justru disaat akhir kehidupan menghampiri
03. karena hidup cuma 1x seseorang seharusnya maksimalkan diri dengan perkara-perkara yang membuktikan bahwa dia pernah #hidup
04. dan karena mati cuma 1x maka seharusnya mati itu dibuat sekeren mungkin, sebagai tanda bahwa kita pernah #hidup
05. Nabi Muhammad saw membuktikan dia pernah #hidup dengan 1,7 M pengikutnya yang setia, mengamalkan apa yang diajarkannya
06. bukti Khalid bin Walid pernah #hidup adalah dataran Persia dan Syria yang sekarang wilayah Islam, hasil taklukannya
07. Imam Bukhari, Syafi’i, Ahmad, dan lainnya membuktikan diri bahwa mereka pernah #hidup dengan kitab2 mereka yang mu’tabar
08. Shalahuddin Al-Ayyubi menunjukkan bahwa dia pernah #hidup dengan penaklukkan Al-Quds dan biografinya yang memukau
09. Muhammad Al-Fatih mengabarkan pada dunia dia pernah #hidup dari peristiwa 1453
10. semua ksatria besar yang kita kenal dalam Islam memiliki satu pandangan #hidup, harus ada prestasi yang mereka torehkan dalam Islam
11. dan bukti bahwa kita pernah #hidup, sayangnya, akan kita ketahui setelah mati, dihisab dan menghadap Allah
12. Nah, tweeps, sayang sekali kalo #hidup yg 1x ini diisi maksiat, lalai, galau, gelisah, dan semisalnya, hidup cuma 1x
13. dan pertanyaannya, prestasi apa yang sudah kita lakukan dalam Islam sebagai pembuktian bahwa kita pernah #hidup di dunia?

06 Februari 2012

Refleksi Diri

"Seseorang sering menyesali masa lalu, mengkhawatirkan masa depan, tapi ia lupa satu hal, ia masih punya hari ini. Ia lupa, sampai ia tenggelam dalam kesedihan di masa lalu dan akhirnya menghancurkan masa depan. Ia lupa bahwa hari ini dapat mengobati masa lalu dan cerahkan masa depan."

Dapet sms itu dari adik kelas dan tiba-tiba langsung termotivasi nih saya . .
Yesterday is a history
Tommorow is a mistery
But today is a gift
That's why is called present
Rise and fall are very normal
Don't give up
Don't be sad
And don't be afraid
” Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan yang sebenar-benarnya. Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan “, (Qs. Al-Anbiya : 35)

26 Januari 2012

Hidup adalah Pilihan dan Setiap Pilihan Punya #Konsekuensi (oleh Ust. Felix Siauw dalam Buku Beyond The Inspiration)

1. setiap pilihan apapun pilihannya pasti punya risiko, #konsekuensi yg harus ditanggung dari pilihan itu :)

2. org yg tinggal di gunung risikonya gunung meletus, tinggal di pantai risikonya tsunami, setiap pilihan ada #konsekuensi

3. dagang risikonya rugi, kalo nggak dagang nggak ada risiko? » ada, risikonya nggak dagang » nggak punya duit, tetep ada #konsekuensi-nya

4. naik ketempat yang tinggi risikonya jatuh kebawah, kl nggak naik ke atas, tetep ada risiko, ketiban yang jatuh, ada #konsekuensi kan? :)

5. naik mobil bisa tabrakan, pesawat bisa jatuh, kapal bisa tenggelem, motor bisa tabrakan, gak naik apa-apa? » DITABRAK! :D #konsekuensi

6. SEMUA pilihan, baik atau buruk, maksiat atau taat, pasti ada #konsekuensi nya, ada risikonya dari pilihan itu..

7. terkadang org2 mikir kl taat sama Allah berisiko susah, padahal nggak saat sama Allah jg berisiko, malah lebih besar

8. misalnya, jihad risiko & #konsekuensi nya memang mati, tp kl nggak jihad apa nggak mati-mati?

9. taat sama Allah memang sulit, #konsekuensi-nya diolok-olok, diancam, bahkan di beberapa tempat dikenai dengan hal fisik :)

10. Rasul pun berdakwah #konsekuensi-nya dapat halangan fisik (dipukul, dilempar batu, dilempar kotoran ternak)

208 wiseword

  1. Terkadang terasa pesimis,namun bangkitkanlah dengan bayangkan euforia yg nanti kalian raih
  2. Jangan pernah berfikir tidak akan pernah bisa mendaptkan dia,meraih cita-cita,dan segala hal yg kau inginkan
  3. Lelah? menyerah? Padahal kesuksesan sudah di depan mata
  4. Berusahalah terus jangan pantang menyerah seakan akan besok kau akan mendapatkan kebahagian tak terkira
  5. Semangatlah karena kau tahu esok akan menjadi kesuksesanmu
  6. Kau takkan pernah tahu kesuksesan itu jikalau tak pernah mencoba dan hanya menyerah
  7. Mimpikan yang kau mau dan kejarlah impianmu itu
  8. Belajar memang melelahkan,namun lebih lelah nanti kelak jikalau saat ini tidak belajar
  9. Hidup ini penuh warna,kitalah yang harus berusaha mengisi tuk hidup penuh warna cerah
  10. Orang sukses takkan pernah mengeluh bagaimana kalau akan gagal,namun berusaha bagaimana untuk berhasil