Laman

--------------------------------- Memotret kehidupan dalam suatu rangkaian bahasa dan frasa 8.) ---------------------------------

01 Oktober 2013

Kultum 3

Bismillah . .

Sahabat sekalian, berikut adalah kuliah pagi yang kg rb kirimkan via email :D semoga bisa bermanfaat bagi mu, bagi ku, bagi kita semua :) kultum ke-3 kali ini keyword nya adalah : selalu merasa cukup, syukur, ucap hamdalah, dan tidak tamak. baiklah sahabat, kalau begitu mari kita langsung saja :) ini saya copas langsung dari email yang kg rb kirim.

assalamualaikum

tadi lagi baca berita amerika yang katanya sedang bangkrut...
beberapa kegiatan pemerintahannya berhenti sementara...

ada beberapa hal baik yg mungkin bisa kita ambil, dari gambar dibawah ini...

Gambar sisip 1

Hal ini sudah dinasihatkan oleh Nabi SAW beberapa abad yang lalu, Diceritakan seorang sahabat menemui Nabi dan bertanya: “Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku suatu amalan yang apabila aku amalkan niscaya aku akan dicintai Allah dan manusia, Rasulullah menjawab, “Hiduplah di dunia dengan zuhud (bersahaja), soleh hidupnya tidak mementingkan hal keduniaan maka kamu akan dicintai Allah dan janganlah tamak terhadap apa yang ada di tangan manusia, niscaya kamu akan disenangi manusia.” (Riwayat Ibn Majah).

selamat pagi dinda sayang...
selamat beraktivitas...
semoga hari-harinya menyenangkan...

begitulah sahabat.. semoga kita sama-sama bisa mengambil point-point penting dari kuliah di atas, semoga hari-hari mu juga menyenangkan, dan... semoga bermanfaat :))

Terong Balado

Assalamualaikum..........

Dear teman-teman , yang mau belajar masak mari merapat :) recipe masakan kali ini namanya adalah " T E R O N G B A L A D O "
berawal dari pertanyaan ini ,
+ "kg rb mau nitip apa?" (di pasar ciputat) ..
- "mmm...terong sama alpuket!!"
+ "terong?? mau dimasak apa??" (tampang bingung)
- "terong balado"
+ (gubrak....mati aku, mati aku , gimana cara masaknya?) "hehe . .baiklah.."

sepanjang perjalanan di per-pasaran-an, diriku mikir, bumbunya apa yah, lalu diriku ngarang-ngarang aja, soal rasa, gimana nanti :D

oke, mari kita list bahan-bahannya sekarang :
* 3 buah kemiri
* 3 siung bawang putih
* 6 siung bawang merah
* 15 buah cabe merah
* 3 buah cabe rawit
* 1 buah tomat
* merica, gula merah, gula putih, garam secukupnya sajah
* 1/2 kg terong ungu

cara buatnya :
(A)
1. terong di cuci terlebih dahulu (selain untuk menjaga hygiene, merendam terong dalam air juga bisa untuk memperkuat warna terong agar tidak cepat memudar)
2. potong-potong terong sesuai selera (irisan besar-besar memanjang di bagi menjadi 3 bagian atau irisan kecil-kecil seperti dadu)
3. panaskan minyak, goreng terong dengan api sedang, tiriskan
(B)
1. tumis kemiri, bawang putih, bawang merah, cabe merah, cabe rawit, tomat dengan sedikit minyak, sampai tercium wangi dan sedikit layu
2. haluskan semua bumbu nomer satu (di ulek ajah, biar teksturnya lebih berasa :D)
3. setelah halus, tumis bumbu tersebut dengan minyak goreng secukupnya sampai matang
4. masukan terong yang sudah di goreng (A), tambahkan merica, irisan gula merah, gula putih, dan garam secukupnya, aduk sampai merata, tunggu beberapa saat sampai bumbu meresap sempurna
5. sajikan di atas piring saji dan.... voilaaa , terong balado ala aku sudah siap untuk disantap

setelah saya bandingkan dengan resep terong balado yang lain (googling), ternyata ada satu bumbu yang kelewat, daun salam, tapi malam itu di rumah ga ada daun salam, ngibrit ke warung sayur malem-malem (sekitar pukul 20.00 waktu bagian bambu apus komp. depag ciputat tangsel) ga mungkin juga, yasudahlah masak dengan bumbu seadanya, perbandingan antara bawang putih dan bawang merah kebanyakan 1:2 , untuk cabe merah kalau mau lebih merah membara boleh disesuaikan, untuk cabe rawit kalau mau lebih hot boleh ditambahkan sesuai selera, untuk seasoning selalu dikatakan secukupnya (secukupnya itu segimana??? :D) maka dari itu, perlu indera perasa dan pengecap yang oke, lidah yang peka, hati yang tulus, rela juga ikhlas, ditambah dengan cinta :D :D :D in syaa Allah.... rasanya selalu dibilang enak (walaupun sebenernya ga enak :D) berikut adalah sedikit penampakan terong balado yang cukup lumayan berhasil aku masak


posisi terong balado di pojok kiri bawah tumblr (siap dibawa untuk bekal makan siang :)) baiklah teman-teman, mungkin segitu dulu resep masak-memasak kali ini, nanti aku posting lagi resep selanjutnya yah, ditunggu sajah..

Wassalamualaikum wr wb ..

10 September 2013

syukurbinikmat

Bismillah..dear blogkusayangblogkumalang , pada kesempatan kali ini ananda akan mengabadikan ceritera di Ahad kemarin. bertepatan pada tanggal 8 September 2013 atau hari kedua di bulan Dzulqaidah, ananda telah melangsungkan syukurbinikmat karena pada tanggal tersebut adalah H minus lima ananda akan menikah. dipimpin oleh ibu Hj. Aah, lalu dilanjutkan tawasul oleh Ustadz Abdurrahman, kemudian kami membaca surah Yasin, dilanjutkan dengan surah Ar-Rahman, sampai pada puncak acara, ibu membacakan kata-kata untuk melepas ananda, merelakan ananda dibawa pergi oleh lelaki pilihan ananda, dan memberikan doa restuya. setelah itu tiba giliran ananda untuk membacakan permohonan izin dan restu untuk menikah, ucapan terimakasih karena kedua orang tua ananda telah memperkenankan ikatan suci diantara kami, yang akan sah pada hari Sabtu tanggal 14 September 2013 nanti, insha Allah. belum sempat membaca, bulir-bulir bening dari mata ananda tak mampu dibendung lagi. tetiba air bening merebak dari sesudut mata ananda, haru, terdiam beberapa saat, semuanya hening, menantikan suara ananda keluar, dengan tangan bergemetar memegang microphone, ananda coba berbicara walau terbata karena isak yang belum bisa dihentikan, ananda tidak hafal betul bagaimana isi dari buku saku yang ananda baca tempo hari, tapi akan ananda coba tuliskan seingat ananda, kira-kira begini isinya, kurang dan lebihnya mohon dimaklumi.. "bismillahirrahman nirrahim... Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.. ibu.. bapa...sungguh teramat besar kasih sayangmu, namun.. sampai saat ini ananda belum bisa membalasnya, bahkan mungkin tak akan pernah mampu ananda balas, ibu...bapa...ananda sangat menyadari, betapa banyak kesalahan dan kekeliruan ananda, ananda memohon, kiranya ibu dan bapa dapat memaafkan ananda.. ibu..bapa..selanjutnya ananda akan melaksanakan sunatullah dan sunaturasulullah, pada hari sabtu tanggal 14 september 2013, ananda akan menerima janji dari lelaki pilihan ananda, berjanji bersamanya untuk membentuk keluarga sakinah mawadah dan rahmah, ibu.. bapa..untuk itu ananda memohon izin dan doa restu kepada ibu dan bapa, agar berkenan menikahkan ananda kepada seorang lelaki, insha Allah calon imam dunia akhirat ananda yang bernama '..... ........ .......' semoga pernikahan kami membawa rahmat dan keberkahan dari-Nya, serta memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat-Nya kelak." aamiin kira-kira begitu isinya, namun sebelumnya ananda memohon maaf yang sebesar-besarnya, karena ananda lupa teks aslinya, maka kutipan tersebut sudah mendapatkan penambahan atau pengurangan beberapa kata oleh sebab diri ananda sendiri. bagaimana ananda tidak menangis, maknanya sangat dalam, ini adalah hari-hari terakhir ananda mengutamakan diri pada kedua orangtua, beberapa hari lagi akan ada yang lebih berhak atas semua diri ananda, atas seluruh bakti ananda, atas keutamaan diri ananda, yaitu suami ananda kelak. semoga Allah senantiasa mengiring kami ke dalam jannatul firdausnya. aamiin . berikut adalah salah satu foto ananda pada saat acara yang sempat di capture oleh adik ananda sendiri, Aulia Madina .special thanks for her :* you do not know, how i love you so much dear :)

di Masjid Jami Husnul Khotimah, kelak di tempat ini lah perjanjian besar akan terucap, menguncang arsy-Nya :) itu ananda duduk di dekat mimbar bersebelahan dengan ibu ananda memakai jilbab putih-putih... *maaf yaa teman-teman, karena koneksi ini modem lambat sekali, jadi fotonya lama nian di upload nya , ananda keburu ngantuk, padahal banyak foto yang ingin ananda bagi dan ananda ceritakan, sekarang sudah pukul sebelas malam lewat tiga puluh delapan menit. sudah waktunya untuk istirahat. semoga apa-apa yang ditulis di dalam blog ini tidak menimbulkan kemudharatan :) billahitaufiq wal hidayah wa ridho wal inayah wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.... Bandung, H-4 Menjelang Pernikahan 10-09-2013

29 Agustus 2013

walimatul urus


Bismillah . . semoga Allah senantiasa memberi kelancaran kemudahan keselamatan untuk kita semua , aamiin (-_-)

26 Agustus 2013

wahai diri, mungkin matamu lupa memandang, kelak berakhir kemana tubuhmu akan telentang, di atas tanah dengan papan tertandang, wahai diri, mungkin matamu tersita emas bergemintang, tertutup tinggi ilalang, hingga luput akan kehidupan yang akan datang, wahai diri, mungkin mulutmu menelantarkan puji syukur, atas nikmat yang tak pernah terukur, atas rezeki yang terus mengucur, wahai diri, mungkin mulutmu alpa bertutur, tentang hari-hari di alam kubur, tentang duniawi yang kelak akan hancur, wahai diri, ingat bahwa akhirnya kita hanya seonggok daging, kulit otot tulang belulang akan mengering, tertimbun dalam-dalam pada tanah kering, wahai diri, maka seharusnya engkau diri, tak lupa dengan kesyukuran, di setiap waktu yang Allah berikan, dalam napas nadi yang masih berkesempatan..

25 Juli 2013

10 Ciri Pribadi Muslim

1. Salimul Aqidah (Aqidah yang bersih).
Salimul aqidah merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim dan muslimah. Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim dan muslimah akan memiliki ikatan yang kuat kepada Allah SWT. Dengan ikatan yang kuat itu dia tidak akan menyimpang dari jalan dan ketentuan-ketentuanNya.

2. Shahihul Ibadah (ibadah yang benar).
Shahihul ibadah merupakan salah satu perintah Rasulullah SAW yang penting. Dalam satu haditsnya, beliau bersabda: “Shalatlah kamu sebagaimana melihat aku shalat”. Dari ungkapan ini maka dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan setiap peribadatan haruslah merujuk kepada sunnah Rasul SAW yang berarti tidak boleh ada unsur penambahan atau pengurangan.

3. Matinul Khuluq (akhlak yang kokoh).
Matinul khuluq merupakan sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh setiap muslim dan muslimah, baik dalam hubungannya kepada Allah SWT maupun dengan makhluk-makhlukNya. Dengan akhlak yang mulia, manusia akan bahagia dalam hidupnya, baik di dunia apalagi di akhirat.

4. Qowiyyul Jismi (kekuatan jasmani).
Qowiyyul jismi merupakan salah satu sisi pribadi muslim dan muslimah yang harus ada. Kekuatan jasmani berarti seorang muslim dan muslimah memiliki daya tahan tubuh sehingga dapat melaksanakan ajaran Islam secara optimal dengan fisiknya yang kuat. Shalat, puasa, zakat dan haji merupakan amalan di dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan fisik yang sehat dan kuat. Apalagi berjihad di jalan Allah dan bentuk-bentuk perjuangan lainnya.

5. Mutsaqqoful Fikri (intelek dalam berfikir).
Mutsaqqoful fikri merupakan salah satu sisi pribadi muslim dan muslimah yang juga penting. Karena itu salah satu sifat Rasul adalah fatonah (cerdas).

6. Mujahadatul Linafsihi (berjuang melawan hawa nafsu).
Mujahadatul linafsihi merupakan salah satu kepribadian yang harus ada pada diri seorang muslim dan muslimah karena setiap manusia memiliki kecenderungan pada yang baik dan yang buruk. Melaksanakan kecenderungan pada yang baik dan menghindari yang buruk amat menuntut adanya kesungguhan.

7. Harishun Ala Waqtihi (pandai menjaga waktu).
Harishun ala waqtihi merupakan faktor penting bagi manusia. Hal ini karena waktu mendapat perhatian yang begitu besar dari Allah dan Rasul-Nya. Allah SWT banyak bersumpah di dalam Al Qur’an dengan menyebut nama waktu seperti wal fajri, wad dhuha, wal asri, wallaili dan seterusnya.

 8. Munazhzhamun fi Syuunihi (teratur dalam suatu urusan). Munazhzhaman fi syuunihi termasuk kepribadian seorang muslim dan muslimah yang ditekankan oleh Al Qur’an maupun sunnah. Oleh karena itu dalam hukum Islam, baik yang terkait dengan masalah ubudiyah maupun muamalah harus diselesaikan dan dilaksanakan dengan baik. Ketika suatu urusan ditangani secara bersama-sama, maka diharuskan bekerjasama dengan baik sehingga Allah menjadi cinta kepadanya.

9. Qodirun Alal Kasbi (memiliki kemampuan usaha sendiri/mandiri).
Qodirun alal kasbi merupakan ciri lain yang harus ada pada diri seorang muslim dan muslimah. Ini merupakan sesuatu yang amat diperlukan. Mempertahankan kebenaran dan berjuang menegakkannya baru bisa dilaksanakan manakala seseorang memiliki kemandirian terutama dari segi ekonomi. Tak sedikit seseorang mengorbankan prinsip yang telah dianutnya karena tidak memiliki kemandirian dari segi ekonomi.

10. Nafi’un Lighoirihi (bermanfaat bagi orang lain).
Nafi’un lighoirihi merupakan sebuah tuntutan kepada setiap muslim dan muslimah. Manfaat yang dimaksud tentu saja manfaat yang baik sehingga dimanapun dia berada, orang disekitarnya merasakan keberadaan. Jangan sampai keberadaan seorang muslim dan muslimah tidak menggenapkan dan ketiadaannya tidak mengganjilkan.

23 Juli 2013

masih diberi-Nya kesempatan waktu, nafas, dan hidup di tengah hingar bingarnya dunia. seperti biasa, menjalani hari dengan rutinitas yang melulu itu itu saja. dan pada suatu waktu aku mengajaknya duduk di atas bangku taman dibawah rindang pohon menikmati semilir musim penghujan. kubawakan sebotol susu hangat dan setangkup roti gandum untuk disantap berdua. ya, hanya berdua saja di akhir pekan, dari siang hingga menjelang petang. aku disampingnya, memerhatikannya lamat-lamat dalam hening gerimis dan gemerisik dedaun. namun kita tak mau beranjak dari bangku taman. dia tetap hangat dengan jilbab tebalnya. aku pun hangat dengan mantel rajutan tangannya. seperti dikebanyakan pria, malah mungkin aku lebih buruk dari mereka, tapi aku selalu berusaha menjadi yang terbaik untuknya. ya, tentu saja untuk istriku, yang telah menitipkan hatinya padaku, yang telah percaya padaku untuk kutuntun, yang kuharap jodoh dunia akhiratku. dalam kebenarannya sebenarnya aku malu mendatanginya di awal-awal temu. tapi sungguh tidak ada alasan untuk meninggalkan kesempatan. aku yang dulu pernah malu mendatangi nya dengan membawa masa lalu. yang ku kunci rapat-rapat, kuikat kuat-kuat, dalam koper rahasia. tetiba aku pun tersenyum ketika Mutia istriku menyadari sejak tadi ia ku perhatikan. dia nampak tersipu sambil merunduk. usia pernikahan ku yang masih terhitung hari masih membuat kita belum leluasa. lalu kuberanikan diri untuk memulai dialog dengan nya. “istriku, bolehkah abang bertanya tentang sesuatu?” sambil kutatap lembut kedua matanya. dia hanya tersenyum tanpa sepatah kata terucap. “senyummu itu artinya boleh bukan? :)” sambil kubalas senyumnya, “bagaimana pendapatmu tentang ‘masa lalu’?” hening menyelinap sekian detik, “memangnya kenapa bang?” diam. “setiap orang pasti memilikinya bukan?” jawabnya retoris. seketika terhenti oleh suara angin yang berembus sedikit kencang. “sebenarnya untuk apa digali-gali :) padahal orang tersebut ingin sekali menguburnya dalam-dalam, lalu kenapa kita susah-susah menggalinya lagi.” “begitukah?” balasku tersenyum lebih lebar. “lalu seberapa besar penerimaanmu terhadap masa lalu orang lain?” tanyaku kembali. “sebesar dan sejauh mana orang itu mau menerima masa lalunya sendiri, lalu seberapa besar usahanya untuk memperbaiki diri, bangkit dan keluar dari lubang masa lalunya, sebesar apa kemauannya untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari masa lalu nya. tak usah dipermasalahkan. karena aku pun punya masa lalu. aku pun sedang belajar menjadi pribadi yang lebih baik dari masa lalu ku sendiri.” jawabnya pelan. dan aku pun tersenyum lega :)

18 Juli 2013

seperti yang sering terpikirkan sejak dahulu. mengenang perjuangan kedua orang tua yang bertumpah peluh demi buah hatinya. tak ada lelah yang diperlihatkan meski sebenarnya aku tau mereka merasakannya. sungguh pengorbanan yang mereka beri tak akan pernah bisa digantikan oleh apapun, oleh siapapun, dan bagaimanapun. memutar memori berbelas taun silam. ketika aku melihat kain ibu penuh dengan darah saat si bungsu lahir ke bumi. air mukanya nampak bahagia meski sebenarnya aku pun tau beliau teramat sangat kesakitan. sakit luar biasa. mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan buah hati. tapi ibu nampak begitu cantik dengan kerelaannya melahirkan. meski ia tau bahwa ia sedang berada dalam ambang kematian. namun sakit itu dimatanya tak menjadi seberapa ketika menatap wajah buah hatinya terlahir selamat. lalu ia biar kan si kecil menginisiasi air susu di atas dadanya. ibu, sayangmu sungguh meraksasa. doakan aku agar mampu menjadi seorang ibu sepertimu. aku pun melihat ayah yang memberi semangat tiada henti. menggenggam erat tangan ibu. saling bertatapan mata. seakan batin mereka berbicara meski kata tidak terucap, “sayang, kau pasti bisa, kau pasti kuat!!” lalu ayah kecup kening ibu, membelai ubun-ubunnya dengan sepenuh kasih. kulihat mulutnya tak henti bergumam. mungkin ayah sedang kirimkan doa untuk ibu dan bungsunya. semoga Allah berikan selamat untuk keduanya. Alhamdu Lillah. nampak kebahagiaan dari raut muka ayah, ketika mengetahui ibu dan bungsu selamat. ayah ciumi tangan ibu sambil berkata pelan. pelan sekali tapi masih bisa kudengar, “terimakasih sayang :)”. senyum sumringah ibu berikan untuk ayah. lalu ayah hampiri si bungsu. di adzani di kedua telinganya. tak lupa aku dan adikku pun disuruhnya mengadzani bungsu. ternyata si bungsu laki-laki. ganteng sekali seperti ayah :) ayah, cintamu begitu luar biasa. doakan aku agar aku didampingkan dengan orang yang cintanya seperti ayah. lalu saat ini. ada harapan-harapan terbaik untuk masa-masa ku ke depan. yang entah besok atau lusa akan seperti ibu. yang didampingi orang seperti ayah. dalam doa demi doa yang tiada berputus, aku bersyukur karena telah berada dalam asuhan ibu dan ayah. memberikanku sentuhan dalam didikannya hingga aku pun berkarakter. membesarkanku hingga suatu saat aku pun akan dilepas. lepas dan dibiarkan jauh. terbang bebas mengangkasa dengan pendampingku. maka mengenang kesemua itu, aku abadikan disini dalam serangkai kalimat. hingga kelak menjadi bacaan untuk generasi ku. biar kelak ia akan tau bahwa aku teramat bangga dengan kalian. ibu dan ayah. biar kelak ia tau bahwa nenek kakeknya adalah luar biasa. ibu dan ayah.

17 Juli 2013

terlalu mencintai dunia?? X X X

Bismillah...berikut ini adalah rangkuman halaqah beberapa waktu yang lalu. temanya sedikit menyentil, bahkan sampai serasa tersindirsindir sayah jadinyah setelah mendengarkan 'ceramah' dari teh zil (kenalin, beliau murabbiyah nya akuu...aktifitasnya ruaarr biasa : ibu dosen farmasi, ibu rumah tangga, ibu kader, ibu guru TPA, dll.) Subhan Allah.. *** terlalu mencintai dunia adalah suatu penyakit yang harus dibasmi, yang namanya 'terlalu', kalau kadarnya berlebih-lebihan maka akan seperti hama jadinya, merusak!! Boleh-boleh saja kita mencintai dunia, tapi harus kita ketahui dulu seberapa besar kadar cinta dunia itu agar tidak melampaui batasannya. jangan sampai terlena dengan kesenangan-kesenangan fana duniawi, selalu ingatlah tujuan kita dicipta adalah untuk menuju satu titik akhir yaitu akhirat-Nya. seperti yang termaktub dalam Al-Qur'an Surah An-Naziyat ayat 42 sampai dengan 46. yang artinya : (42) orang-orang kafir bertanya padamu (wahai Nabi Muhammad SAW)tentang hari kebangkitan kapankah akan terjadi? (43) siapakah kamu (hingga) dapat menyebutkan waktunya? (44) kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (tentang ketentuan waktunya) (45) kamu hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari kebangkitan) (46) pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa tidak tinggal di dunia melainkan hanya sebentar saja di waktu sore atau pagi hari kira-kira begitulah gambarannya, tidak akan ada satu pun orang yang mengetahui kapan berakhirnya kehidupan di dunia. tidak akan ada yang bisa menyebutkan waktunya. hanya kepada Allah lah semuanya akan kembali. hingga pada saat hari kebangkitan dimulai kita tidak merasa pernah tinggal di dunia melainkan hanya sebentar saja. maka sebaiknya apa yang harus kita lakukan selama Allah masih beri kesempatan untuk hidup di dunia?? pandai-pandailah kita memainkan peran, ketika siang hari, berperanlah kita sebagai 'singa Allah' : mencari rezeki yang halal dan toyib, bertebaran di muka bumi, semaikan manfaat untuk diri sendiri dan sesama, memperluas ukhuwah, menjalin silaturahm, dll. ketika malam hari, berperanlah sebagai 'rahib Allah' : berdoa, bersyukur, sujud, qiyamul lail, dll. Hikmahnya : hendaklah kita beramal untuk menuju satu titik yang pasti, akhirat, untuk mencapai jannah-Nya yang Maha Sempurna Maha Kekal. di bawah ini adalah 5 kriteria sebagai tolak ukur terlalu mencintai dunia : 1. terlalu sibuk dengan urusan duniawi "bermegah-megahan telah melalaikan kamu. sampai kamu masuk ke dalam kubur. jangan begitu, kelak kamu akan mengetahui akibat dari perbuatanmu itu. dan janganlah begitu jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin. niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka jahiim. dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yaqin. kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan yang kamu megah-megahkan di dunia itu." At-Takatsur 2. menghalalkan segala cara "dan janganlah kamu memakan harta yang lain diantara kamu dengan jalan yang bathil..." Al-Baqarah : 188 3. lupa kepada Allah "...janganlah melalaikan untuk mengingat Allah..." Al-Munafiqun : 9 4. memiliki sifat yang bakhil atau kikir "...janganlah kalian menyangka bahwa kebakhilan itu adalah baik bagi mereka. sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat..." Ali-Imran : 180 5. berubah pendirian "sesungguhnya orang-orang yang beriman kemudian kafir, kemudian beriman kemudian kafir lagi, kemudian bertambah kekafirannya maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka dan tidak pula menunjuki mereka kepada jalan yang lurus." An-Nisa : 137 sudah... itu saja... apakah kita termasuk kedalam kriteria-kriteria tersebut?? naudzubilah . jangan sampai . semoga Allah selalu menunjuki kita jalan yang hanif. semoga Allah melindungi kita dari sifat-sifat tidak terpuji . semoga Allah mengumpulkan kita dengan orang-orang sholeh . semoga kelak tempat akhir kita adalah firdausnya Yang Maha Sempurna. aamiin . yang benar itu datangnya dari Allah SWT . yang salah itu datangnya dari diri saya pribadi yang masih belajar . Semoga Allah Mengampuni Semuanya . Wassalam.... :)

16 Juli 2013


Mari menghafal. . . karena dengan menghafal ayat-ayat Allah maka akan : 1. mengundang banyak kebaikan dan keberkahan, 2. menjauhkan diri dari godaan syetan, 3. membersihkan hati, 4. memberi syafaat di Yaumil Akhir, 5. dan masih banyak lagi manfaatnyaaa :D S E M A N G K A !!!